• Gedung MTsN 1 Kapuas

Selamat Datang di MTsN 1 Kapuas Terima Kasih Atas Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MTsN 1 KAPUAS

NPSN : 30200482

Jl.Tambun Bungai No.49 Telp.0513-23539 Kuala Kapuas


info@mtsnselatkapuas.sch.id

TLP : 051323539


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 258769
Pengunjung : 65581
Hari ini : 42
Hits hari ini : 86
Member Online : 38
IP : 18.207.137.4
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • ganteng (Tamu)
    2019-04-17 15:51:59

    hay semua
  • ganteng (Tamu)
    2019-01-08 10:34:17

    3|4
  • ganteng (Tamu)
    2019-01-08 10:20:47

    3|3
  • ganteng (Tamu)
    2019-01-08 10:09:03

    3|2
  • ganteng (Tamu)
    2017-11-27 14:29:29

    kerjaan yang menumouk
  • ganteng (Tamu)
    2017-08-04 06:39:32

    2|1
  • ganteng (Tamu)
    2017-07-17 15:35:54

    Apa yang Anda pikirkan?

Implementasikan Teori Pemasaran  MTsN 1 Kapuas Gelar Bazar




Kuala Kapuas (Inmas) Untuk mengimplementasikan teori pemasaran, pasar dan harga,  materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), MTsN 1 Kapuas menggelar bazar, Sabtu (5/10). Bazar diikuti oleh seluruh kelas VIII, sementara kelas lain  dan pegawai madrasah menjadi pembeli. Barang dagangan yang jual berupa makanan dan minuman.

     Kepala MTsN 1 Kapuas Arbainsyah mengatakan  kegiatan bazar merupakan sarana mempraktekan pengetahuan tentang pemasaran serta kegiatan yang berkenaan dengan bisnis. Agenda ini digelar kerja sama dengan koperasi madrasah, guru, serta siswa madrasah setempat.

     “Pada pemasaran suartu produk akan terjadi jual beli, saat  jual beli, yang paling penting harus sesuai dengan aturan agama, antara lain penjual dan pembeli harus ridha, sukarela dan  tidak ada paksaan,” beber  Arbainsyah.

      Selanjutnya, barang yang diperjual belikan merupakan barang yang suci dan bermanfaat, bukan barang najis atau  haram. Objek jual beli merupakan hak milik penuh, seseorang bisa menjual barang yang bukan miliknya apabila mendapat izin dari pemilik barang.

     “Saat jual beli  harus ada akad  antara kedua belah pihak,   penjual menyatakan  jual, sementara pembeli menyatakan beli,” jelas Arbainsyah.

     Sementara Guru IPS Chairil Anwar, mengatakan, pada materi pemasaran dan pasar  siswa dituntut untuk menguasai teori serta  mampu mempraktekannya. Melalui praktek jual beli inilah mereka merasakan langsung  teknik  menawarkan barang  kepada pembelinya.

   “Usai melakukan penjualan hasilnya mereka hitung  jumlah  untung dan ruginya.  Hasil akhir tentu  ada yang  untung,    rugi, bahkan ada yang kembali modal,” ucapnya.

     Untung atau rugi katanya  merupakan hal yang lumrah dalam kegiatan pemasaran, selanjutnya harus dievaluasi kelemahan dan kelebihan, yang mengakibatkan untung atau rugi.

     “Dari kegiatan itu setidaknya siswa dapat pengalaman melalui proses jual beli, sehingga pada saatnya akan menjadi salah satu modal dalam kehidupan dimasa mendatang,” pungkas  Chairil Anwar. (Andg)  

    

 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas